Estimasi Biaya Pengiriman
Rp14.800 - Rp21.200 /kg
Promo GRATIS ONGKIR* ke Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Bali, Jambi, Lampung, Sumatera Selatan, Sumatera Utara dengan minimum pembelian Rp400.000. Lihat selengkapnya
Ketebalan core berbanding lurus dengan kapasitas volume cairan pendingin dan luas permukaan area pelepasan panas. Pada kendaraan niaga yang membawa beban berat, penggunaan core yang lebih tebal (misalnya 2-3 ply) memastikan suhu mesin tetap stabil di rentang optimal meskipun beroperasi pada RPM tinggi, mencegah risiko overheat yang menghambat produktivitas.
Pengujian tekanan memverifikasi adanya kebocoran mikro pada jalur pendingin yang tidak terlihat mata telanjang. Memastikan sistem tertutup rapat vital agar titik didih coolant tetap tinggi; kegagalan mempertahankan tekanan akan menyebabkan cairan mendidih lebih cepat, memicu penguapan berlebih, dan merusak komponen mesin akibat kavitasi pompa air.
Kerusakan katup vakum atau pegas penahan tekanan pada tutup radiator seringkali tidak terdeteksi visual. Indikator utamanya adalah selang radiator yang kempis (collapsed) saat mesin dingin atau tangki reservoir yang meluap saat mesin panas. Penggantian rutin komponen ini krusial untuk menjaga keseimbangan tekanan internal sirkulasi.
Pengendali Tekanan Sistem (Radiator Cap): Fungsi utamanya bukan sekadar penutup, melainkan katup pengatur tekanan dua arah. Saat suhu naik, tekanan sistem meningkat. Pegas utama pada WAKASA Tutup Radiator akan tertekan ke atas saat batas tekanan (misalnya 0.9 Bar atau 1.1 Bar) terlampaui, mengalirkan coolant ke tabung reservoir. Sebaliknya, saat mesin dingin, katup vakum kecil di tengah akan membuka untuk menyedot kembali cairan dari reservoir, mencegah kevakuman yang dapat mengempiskan selang radiator.
Jalur Distribusi Kaku (Hard Pipes/Bypass Pipes): Komponen seperti WAKASA Pipa Radiator berfungsi mengalirkan air dari pompa air (water pump) kembali ke termostat atau heater core tanpa melewati radiator utama saat mesin masih dingin. Pipa ini dirancang kaku untuk menghindari gesekan dengan komponen bergerak seperti fan belt atau pulley, risiko yang sulit dihindari jika menggunakan selang fleksibel panjang.
Akses Perawatan Cairan (Drain Cock & Reservoir Cap): WAKASA Kran Radiator dipasang di bagian terbawah tangki radiator (bottom tank) sebagai titik pembuangan gravitasi saat pengurasan coolant. Material plastiknya sengaja dipilih agar lebih lunak daripada drat tangki radiator; jika terjadi kesalahan pemasangan (miring), kran inilah yang rusak, bukan tangki radiator yang harganya jauh lebih mahal.
Rating Tekanan (Pressure Valve Rating): Perhatikan angka yang tertera pada tutup radiator (biasanya 0.9, 1.0, atau 1.1 kg/cm²). Jangan mengganti tutup bertekanan 0.9 dengan 1.1 pada radiator tua, karena peningkatan tekanan dapat memecahkan tangki plastik atau selang yang sudah getas. Pastikan memilih tipe yang sesuai, seperti varian BACO Radiator Cap yang memiliki spesifikasi standar OEM.
Geometri Pipa Bypass: Setiap jenis mesin memiliki tata letak berbeda. WAKASA Pipa Radiator Veloz memiliki profil lekukan yang spesifik untuk menghindari benturan dengan exhaust manifold. Penggunaan pipa modifikasi yang tidak presisi dapat menyebabkan kebocoran akibat getaran mesin atau kontak fisik dengan komponen panas.
Tipe Segel Kran (Drain Cock Seal): Pastikan kran pengganti memiliki O-ring karet yang baru. WAKASA Kran Radiator (Kait) memiliki mekanisme penguncian berbeda dengan model ulir biasa. Identifikasi apakah radiator kendaraan menggunakan sistem drat halus atau sistem kait putar setengah lingkar.
Loading chat box
please wait...
Anda bisa chat secara langsung dengan
Customer Support kami untuk bertanya
Stok produk,
Pesanan,
Pembayaran,
Pengiriman,
Faktur Pajak,
Pengembalian Barang & Garansi atau kunjungi
Pusat Bantuan Kami


